{"id":172,"date":"2026-03-05T03:57:09","date_gmt":"2026-03-04T20:57:09","guid":{"rendered":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/?p=172"},"modified":"2026-03-05T04:36:24","modified_gmt":"2026-03-04T21:36:24","slug":"menggugat-normalisasi-perbudakan-birokrasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/menggugat-normalisasi-perbudakan-birokrasi\/","title":{"rendered":"Menggugat Normalisasi &#8220;Perbudakan Birokrasi&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"461\" src=\"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000873305-1024x461.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-173\" srcset=\"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000873305-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/spamkfspmi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000873305-300x135.jpg 300w, https:\/\/spamkfspmi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000873305-768x346.jpg 768w, https:\/\/spamkfspmi.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/1000873305.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Purwakarta (4\/3)\u2013 Kasus yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, melalui skema pengadaan tenaga kerja alih daya (outsourcing), sejatinya adalah manifestasi paling vulgar dari kegagalan tata kelola birokrasi kita. Ketika anggaran negara sebesar Rp46 miliar yang diperuntukkan bagi upah rakyat justru disulap menjadi akumulasi kekayaan keluarga melalui perusahaan PT Raja Nusantara Berjaya, kita tidak sedang sekadar membicarakan angka kerugian negara, melainkan sebuah pengkhianatan eksistensial terhadap kelas pekerja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Wahyu Hidayat, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Politik Pimpinan Pusat SPAMK FSPMI, melihat fenomena ini sebagai alarm keras bagi integritas nasional. Dalam analisisnya, Wahyu menekankan bahwa korupsi di sektor outsourcing adalah jenis kejahatan yang &#8220;paling keji&#8221; karena langsung memotong urat nadi kehidupan rakyat kecil.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">&#8220;Ini adalah kejahatan yang terstruktur dan sistematis. Ketika seorang kepala daerah menggunakan kekuasaannya untuk memonopoli vendor tenaga kerja demi keuntungan pribadi, ia sedang mempraktikkan perbudakan birokrasi,&#8221; tegas Wahyu. Ia berargumen bahwa model korupsi ini sering kali lolos dari radar karena dibungkus rapi dalam prosedur lelang formal, padahal di baliknya terjadi pemerasan hak-hak dasar buruh secara masif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Lebih lanjut, Wahyu menyoroti dampak jangka panjang dari tidak ditunaikannya jaminan sosial ketenagakerjaan dalam kasus ini. &#8220;Korupsi ini memiliki efek domino. Tanpa jaminan sosial, buruh kehilangan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja hingga masa tua, hilangnya jaminan pekerjaan dan jaminan pendapatan karena memang &#8220;easy hiring easy firing&#8221;. Ini adalah bentuk pemiskinan yang direkayasa oleh penguasa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Wahyu Hidayat mendesak agar KPK tidak hanya terpaku pada delik suap, tetapi juga menggunakan kacamata perlindungan buruh dalam penegakan hukumnya. Ia meminta pemerintah pusat untuk melakukan audit total terhadap seluruh kontrak outsourcing di lingkungan Pemda, BUMN, dan BUMD.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-regular-font-size\">&#8220;Kejahatan ini harus dihentikan dengan keberanian politik yang besar. Kita butuh hukum yang tegas untuk menghukum oknum-oknum yang memperdagangkan keringat buruh demi gaya hidup mewah. HOSTUM! Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah! ,&#8221; pungkas Wahyu dengan nada argumentatif yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Purwakarta (4\/3)\u2013 Kasus yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, melalui skema pengadaan tenaga kerja alih daya (outsourcing), sejatinya adalah manifestasi paling vulgar dari kegagalan tata kelola birokrasi kita. Ketika anggaran negara sebesar Rp46 miliar yang diperuntukkan bagi upah rakyat justru disulap menjadi akumulasi kekayaan keluarga melalui perusahaan PT Raja Nusantara Berjaya, kita tidak sedang sekadar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[27,13,35],"tags":[],"class_list":["post-172","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-peristiwa","category-berita","category-berita-daerah"],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172\/revisions\/174"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/spamkfspmi.or.id\/frontpage\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}